Antara Bulu dan Rambut
BULU ATAU RAMBUT ???
Prihatin, itu lah salah satu kata
untuk pendidikan Indonesia (Serius.red). Pengalaman gue waktu PPL (silahkan
cari tau kalau gak tau PPL) menjadi salah satu dasar gue berkata seperti itu.
Waktu itu gue nanganin anak kelas 3 SD, kebetulan mata pelajaran IPA tentang
mahluk hidup. Jadi gue beri mereka pertanyaan yang berbunyi “Anak-anak, Kucing
itu berbulu atau berambut?” dan dengan percaya dirinya mereka menjawab “Berbulu
Pak!”. Nah, ngertikan maksud gue, itu lah salah satu contohnya
(Menyedihkan.red).
Nulis-nulis tentang bulu, ada
banyak cerita dibalik kata-kata sakral itu. Sakral menurut gue, karena dapat
menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak ingin dibicarakan
(tabu.red). Salah satunya ceritanya tentang wanita yang berbulu lebat (meskipun
sebenarnya itu rambut) mempunyai n***u yang tinggi dan konon katanya juga
paling disayang mertua (katanya). Jadi ceritanya gue kebetulan punya temen yang entah kebetulan
atau memang takdir pernah suka sama cewek (berbulu.red) tapi malangnya cinta hanya
sebatas angan dan kisah cintanya pun tidak akan terungkap kalau bukan dari
kejadian berikut ini. Check this out !
Siang itu, gue dan kawan2 lagi
ngumpul2 ditempat favorit (tangga parkiran kampus) termasuk didalam forum itu ada
teman gue yang cowok n cewek. Tapi yang entah mengapa, arah candaan kami
membahas tentang cewek berbulu. Sehingga terungkap lah kalau si cewek ini
mempunyai bulu level 7 (skala 1 – 10), si cewek yang malu karena dijadikan
bahan tertawaan sama si cowok tiba-tiba berkata “Gini-gini loe pernah suka
juga” (forum terdiam) si cowok yang kaget bercampur malu karena kisah cintanya
terungkap ke forum membalas “Gara-gara bulu loe lah gue gak jadi suka sama loe,
hahaha” tiba-tiba saja terdengar *Plakkk* (suara gue mukul nyamuk), The End.
Bingung?? Gak apa2, kita lanjut
aja. Menurut gue, untung saja si cowok hanya sampe sebatas suka dan si cewek
juga gak merespon si cowok. Bayangin aja kalau mereka jadi pacaran trus si
cowok tau kalau si cewek punya bulu level 7, maka kurang lebih akan tercipta
suatu dialog drama seperti ini:
Cowok : Sayang, kita putus!
Cewek : Kenaaapaaaa?? (Sambil nangis meraung2)
Cowok : Karena kamu berbulu (Ekspresi datar)
*Plakkkk!!!* (suara cewek mukul
nyamuk)
THE END
Regards Pebri “Zoe” Trigusnanda
@PebriZoe
No comments: